Mata ku lebih memancar
dan hati ku juga lebih tentram
ketika aku membicarakan mimpi dan harapan
bukan sekedar perkataan, tapi juga keyakinan
bukan juga tentang mu'
bukan juga tentangnya
ataupun tentang mereka, kecuali aku memang diperlukan untuk berada disisinya
tentang kata hati, itu juga sama
aku lebih memilih aku sekarng,
bersama Tuhanku, bersama kau dan bersama kita akan ku gapai rencana besar itu !!
bukan untuk sebuah permainan
bukan juga untuk sebuah angan yang sia2
apalagi sebuah harapan yg sebatas konsep
getir, pahit, perih dan tangis
sudah menjad bumbu dalam kehidupan.
aku tak pernah menghiraukan anggapan mereka tentangku,
tentang sebuah hal yang tak mungkin
tentang rencana yang tak sesuai dengan konsep disiplin ilmu yang digeluti
tentang semua anggapan yang seakan sebuah hayalan
itu titik ku hari ini, 3 feb 2014
Ku pastikan, bersama Tuhanku dan keyakinanku
bersama iman dan tekad ini
selaksa menyebrangi lautan tanpa perahu
aku tahun depan sudak berada di pulau yang ku tuju saat ini !!!
entah dan bagaimana,
mungkin akan ada badai, hujan, panas dan ikan yang sangat besar mengancam
pi untuk mencapai tujuanku, disitulah kesejajaran gegal dan juga sebuah keberhasilan
menjad seorang pemenang bukan sekedar imajinasi dan konsep
keberanian untuk terjun dan merenangi lautan kegelisahan adalah sebuah perjuangan nyata.
seperti halnya hari ini,
yang seumpama masa lalu yang telah terlaupaui
bersama selembar kertas kecil usang seta ketulusan hati
bersama keyakinan janji Tuhan yang pasti
bersama hati kecil ini, aku mulai nyaman menyebrangi lautan imajinasi yang mulai pasti. sabar....
tak perlu teburu dan harus behenti,
ku pastikan pulau tujuanku tinggal 12 bulan lagi
1000 cabang home industri
rumah belajar ilmu anak desa
desa pariwisata
itu akan menjad saksi kisah sejarah pemuda kecil yang menyebrangi lautan tanpa perahu perjuangan
Kisah Bandung yang hnya memiliki tagal keberhasilan
hari ini 3 feb 2014
Cinta, mimpi dan harapan itu melebihi mata, hati dan emosi.
dan hati ku juga lebih tentram
ketika aku membicarakan mimpi dan harapan
bukan sekedar perkataan, tapi juga keyakinan
bukan juga tentang mu'
bukan juga tentangnya
ataupun tentang mereka, kecuali aku memang diperlukan untuk berada disisinya
tentang kata hati, itu juga sama
aku lebih memilih aku sekarng,
bersama Tuhanku, bersama kau dan bersama kita akan ku gapai rencana besar itu !!
bukan untuk sebuah permainan
bukan juga untuk sebuah angan yang sia2
apalagi sebuah harapan yg sebatas konsep
getir, pahit, perih dan tangis
sudah menjad bumbu dalam kehidupan.
aku tak pernah menghiraukan anggapan mereka tentangku,
tentang sebuah hal yang tak mungkin
tentang rencana yang tak sesuai dengan konsep disiplin ilmu yang digeluti
tentang semua anggapan yang seakan sebuah hayalan
itu titik ku hari ini, 3 feb 2014
Ku pastikan, bersama Tuhanku dan keyakinanku
bersama iman dan tekad ini
selaksa menyebrangi lautan tanpa perahu
aku tahun depan sudak berada di pulau yang ku tuju saat ini !!!
entah dan bagaimana,
mungkin akan ada badai, hujan, panas dan ikan yang sangat besar mengancam
pi untuk mencapai tujuanku, disitulah kesejajaran gegal dan juga sebuah keberhasilan
menjad seorang pemenang bukan sekedar imajinasi dan konsep
keberanian untuk terjun dan merenangi lautan kegelisahan adalah sebuah perjuangan nyata.
seperti halnya hari ini,
yang seumpama masa lalu yang telah terlaupaui
bersama selembar kertas kecil usang seta ketulusan hati
bersama keyakinan janji Tuhan yang pasti
bersama hati kecil ini, aku mulai nyaman menyebrangi lautan imajinasi yang mulai pasti. sabar....
tak perlu teburu dan harus behenti,
ku pastikan pulau tujuanku tinggal 12 bulan lagi
1000 cabang home industri
rumah belajar ilmu anak desa
desa pariwisata
itu akan menjad saksi kisah sejarah pemuda kecil yang menyebrangi lautan tanpa perahu perjuangan
Kisah Bandung yang hnya memiliki tagal keberhasilan
hari ini 3 feb 2014
Cinta, mimpi dan harapan itu melebihi mata, hati dan emosi.
di tambahkan oleh ahmad nasuka
@Nasuha Ahmad Asyafi'i
cinta..mimpi..harapan dan Tuhan adalah satu dalam keyakinan..
hari ini...3 februari 2014..
dalam ruang beruukuran 3 x 2
kisah harapan bermula,
kisah perjuangan anak desa telah dicatat oleh-Nya
hari ini,
bukan tentang apakah harapan itu kan nyata atau sekedar khayalan..
hari ini,
adalah tentang keyakinan pada Allah yang Maha Memperkenankan
yang memberi apa yang diminta hamba-Nya
menyaksikan apa yang diyakini hamba-Nya
pertanyaannya ialah..
bukan apakah itu akan terwujud? melainkan apakah kita masih yakin dengan kekuasaan-Nya? apakah kita masih berharap kepada-Nya? apakah kita masih menangis di dalam tiap sujud malam yang dipersiapkan-Nya? apakah kita masih berkomat-kamit memuja keperkasaan-Nya?
hari ini, kisah itu bermula lagi..
memantaskan diri dengan harapan-Nya.
harapan-harapan itu,
bukanlah kita yg menuliskan
adalah Allah, Tuhan yang menggerakan coretan kecil itu tertata
dengan tangan yang berada dalam genggaman-Nya
dengan hati yang yakin atas ke-Maha Kuasaan-Nya.
hari ini,
kita tidak tahu mengenai nanti
karena ia bukan pengetahuan kita
sepantasnya, harapan-harapan itu kita tekadkan juga tawakalkan pada-Nya
lirih ayat-Nya telah memberitahu..
bahwa HANYA kepada TUHAN MU saja kamu berharap.
HANYA kepada TUHAM MU saja kamu berserah diri.
maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?
hari ini,
adalah saksi bagi kedua mata kita, tangan kita, kaki kita, kepala kita, pikiran kita, hati kita, dan mulut kita.
Mengenai yang pernah kita harapkan kepada-Nya,
dan kini kita tinggal selangkah lagi untuk menuntaskannya
mengenai kita yang kini berada di UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA,
adalah bukti Allah Memperkenankan doa
adalah bukti Allah Kuasa atas Harapan
yang sebelumnya adalah sebuah imajinasi,
yang bahkan kita tak tahu akan nyata atau hanya sekedar khayalan disiang bolong
itu tanda, apakah kita masih meragukan nikmat-Nya?
Hari ini, ku ingin
agar setiap malam
agar setai pagi
selalu dalam basuhan rahmat-Nya
bagaimana lutut ini bersimpuh,
kening ini bersandar,
tangan ini menengadah
bibir ini bergumam
semata atas Kuasa-Nya
berada dalam balutan cinta-Nya, harapan-Nya, impian-Nya,
sehingga ia menyatu menjadi KEYAKINAN pada-Nya.
cinta..mimpi..harapan dan Tuhan adalah satu dalam keyakinan..
hari ini...3 februari 2014..
dalam ruang beruukuran 3 x 2
kisah harapan bermula,
kisah perjuangan anak desa telah dicatat oleh-Nya
hari ini,
bukan tentang apakah harapan itu kan nyata atau sekedar khayalan..
hari ini,
adalah tentang keyakinan pada Allah yang Maha Memperkenankan
yang memberi apa yang diminta hamba-Nya
menyaksikan apa yang diyakini hamba-Nya
pertanyaannya ialah..
bukan apakah itu akan terwujud? melainkan apakah kita masih yakin dengan kekuasaan-Nya? apakah kita masih berharap kepada-Nya? apakah kita masih menangis di dalam tiap sujud malam yang dipersiapkan-Nya? apakah kita masih berkomat-kamit memuja keperkasaan-Nya?
hari ini, kisah itu bermula lagi..
memantaskan diri dengan harapan-Nya.
harapan-harapan itu,
bukanlah kita yg menuliskan
adalah Allah, Tuhan yang menggerakan coretan kecil itu tertata
dengan tangan yang berada dalam genggaman-Nya
dengan hati yang yakin atas ke-Maha Kuasaan-Nya.
hari ini,
kita tidak tahu mengenai nanti
karena ia bukan pengetahuan kita
sepantasnya, harapan-harapan itu kita tekadkan juga tawakalkan pada-Nya
lirih ayat-Nya telah memberitahu..
bahwa HANYA kepada TUHAN MU saja kamu berharap.
HANYA kepada TUHAM MU saja kamu berserah diri.
maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?
hari ini,
adalah saksi bagi kedua mata kita, tangan kita, kaki kita, kepala kita, pikiran kita, hati kita, dan mulut kita.
Mengenai yang pernah kita harapkan kepada-Nya,
dan kini kita tinggal selangkah lagi untuk menuntaskannya
mengenai kita yang kini berada di UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA,
adalah bukti Allah Memperkenankan doa
adalah bukti Allah Kuasa atas Harapan
yang sebelumnya adalah sebuah imajinasi,
yang bahkan kita tak tahu akan nyata atau hanya sekedar khayalan disiang bolong
itu tanda, apakah kita masih meragukan nikmat-Nya?
Hari ini, ku ingin
agar setiap malam
agar setai pagi
selalu dalam basuhan rahmat-Nya
bagaimana lutut ini bersimpuh,
kening ini bersandar,
tangan ini menengadah
bibir ini bergumam
semata atas Kuasa-Nya
berada dalam balutan cinta-Nya, harapan-Nya, impian-Nya,
sehingga ia menyatu menjadi KEYAKINAN pada-Nya.
lalu oleh iis khaerunnisyah
@Isah Iis Khaerunisah
"Harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur. Dan harapan juga tidak akan meninggalkan seseorang yang mengenggamnya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar