Delapan Prinsip Pengusaha

Mendengar kata "pengusaha" seringkali kita takjub karena keberhasilannya. mungkin bukan hanya anda sayapun sama seperti itu. memang menjadi pengusaha bukanlah suatu yang sangat mudah, tapi bagi mereka yang memiliki keyakinan kepada Allah tuhan-nya, menjadi pengusaha itu semudah mengatakan "aku adalah seorang pengusaha". looh, kok bisa ? udahlah... jangan nolak dulu baca terus ajee yyee... ini just my statment, tapi bacalah InsyaAllah bermanfaat untuk anda yang ingin menjadi seorang pengusaha atau berhasil sebelum waktunya. InsyaAllah.. semoga Allah membenarkan .. aamiin.

saudara sekalian, kebetulan saya kemarin alhamdulillah diberi nikmat oleh Allah swt. mempertemukan saya dengan sosok inspirasi Indonesia, beliau seorang ustadz sekaligus seorang trainer, mungkin rekan-rekan tahu, iyah... beliau dikenal dengan sebutan ustadz Yusuf Masyur. alhamdulillah ..  semuanya hanya atas izin-Nya.

ini langsung saja, akan saya jabarkan beberapa prisip menjadi pengusaha muda. sebenarnya sih, bukan pengusaha muda, tapi pengusahanya saja, namun yang saya inginkan yang membaca itu jiwa-jiwa muda yang belum matang dan masih mencari jati dirinya. mengapa ? sebab yang saya harapkan ini adalah yang akan menjadi jawaban atas pertnyaan-pertanyaan yang timbul dalam diri anda. namun sebelum itu akan saya tuliskan dulu ayat al-quran yang menjadi dasar penulisan ini mengapa harus disampaikan. dalam surat ali-imran ayat 14-17 :

"Dijadikan terasa indah dalam (pandangan) manusia kecintan terhadap apa-apa yang diingini: yaitu berupa perempuan-perempuan, anak-anak, beberapa harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. itulah kesenangan hidup didunia. Dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik. Katakanlah, maukah Aku kabarkan kepada mu apa yang lebih baik dari yang demikian itu ? bagi orang-orang yang bertakwa disisi tuhan mereka surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci serta ridha Allah dan Allah maha melihat hamba-hamba-Nya (yaitu) orang-orang yang berdoa , Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman dan lindungilah kami dari azab neraka. (juga) orang-orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfaq-kan hartanya, dan orang yang memohon ampunan kepada tuhannya."
                                                                                                         --0( ali-imran : 14-17)0--

- Believe (keyakinan)
  semua pasti sudah mengetahui prinsip yang pertama ini, Believe atau yang sering disebut yakin maupun keyakinan. namun yang sering terjadi dikalangan umum yakin ini sering kali dijadikan sebagai papan tolakan yang ntah tak ada dasarnya. mengapa saya sebutkan demikian, sebab mereka hanya menyakini bahwa ia akan berhasil, ia akan sukses tanpa mengetahui keyakinan itu disandarkan kepada siapa. ketahuilah saudaraku bahwa yang memiliki waktu itu Allah, yang memiliki tempat itu Allah dan yang miliki kekuasaan itu Allah. bukan yang lain. maka prinsip pertama untuk menjadi pengusaha muda yang pertama ialah yakin kepada Allah. yakin bahwa segalanya kepunyaan Allah. 
   Saya rasa dari sepuluh muslim, ada dua puluh yang tidak berdoa menjadi pengusaha. Perhatikan kalimatnya! Ini artinya, gak pernah kepikiran sama kita untuk menjadikan doa sebagai cara paling jitu untuk menjadi pengusaha. Padahal, itu adalah cara paling gampang.
Kita kan sering berpikir, orang kalau punya duit, punya ilmu, punya pengalaman, punya jaringan, berasal dari keturunan yang bagus, wajar kalau kemudian dia jadi sukses. Atau orang yang gak punya ilmu, gak punya pengalaman, gak punya jaringan, tapi dia punya duit, dia juga masih bisa sukses. Orang yang gak punya duit, tapi dia punya ilmu, dia juga masih bisa sukses.
    Bisnis itu mudah … Asalkan dijalankan melalui jalur yang disukai Sang Pemilik Modal …
    Tapi bagaimana dengan orang yang gak punya apa-apa? Apa berarti dia gak bisa sukses? Saya harus memberi tahu diri saya dan saudara-saudara semua bahwa Tuhan kita ini MasyaAllah… luar biasa. Orang yang gak punya apa-apa, duit gak ada, proyek gak ada, jaringan gak ada, ilmu gak ada, pengalaman juga gak ada, tapi bisa sukses.. Asal apa coba? Asal DIA PUNYA ALLAH SWT. 
   Sederhana kan? 
Terlalu banyak waktu terbuang dari kita semua. Sekarang fokus deh ngomongin gimana caranya nih jadi pengusaha, yang paling gampang ya doa itu. Tengah malem bangun, minta sama Allah. Datang subuh, dia ke masjid, shalat dan berdoa, minta sama Allah. Pagi-pagi dia dateng lagi ke Allah untuk shalat dhuha. Pas dzuhur dateng ke Masjid, duduk di shaf paling depan, beraudiensi langsung bukan ke pemilik bank, bukan pula ke investor, tapi beraudiensi langsung buat urusan kita sama pemilik dunia … keren! Yang lain belum dateng, kita datang paling duluan, kenapa? Cuma punya Allah, gak punya apa-apa, ngadu deh sama Allah, “Ya Allah pengen punya usaha, gimana ini ???” Yang lain kabur abis shalat, kita tenang dulu santai, shalat ba’diyah. Yang lain 2 ba’diyahnya, kita 4 ... mantap!!! Coba ya buktiin saran saya.

- Meminta Ampun
  QS At-Thahaa ayat 124-125 menjelaskan :
"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka bagi mu  penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". berkatalah ia :"Ya Tuhan-ku, mengapa Engkau menghimpun akau dalam keadaan buta, padahal aku dahulu adalah seorang yang berpenglihatan"

"Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu pada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagian) bunga kehidupan dunia, agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhan-mu lebih baik dan kekal."

ketahuilah saudaraku, Allah memberikan rizki kepada kita hanya berupa dua pilihan, yakni rizki yang berupa cobaan dan rizki yang berupa azab. yang paling berat ialah ketika Allah memberikan kita berkelimpahan rizki namun sebenarnya itu ialah azab yang diberikan Allah. Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses tentunya tak pernah menginginkan hal seperti. maka jadilah pengusha yang dilindungi Allah, pengusaha yang diberkahi Allah dan pengusaha yang ter-rahmati oleh Allah. maka memohonlah ampunan, buat apa menjadi seorang pengusaha kaya namun memiliki harta yang hanya akan menghancurkan mu. belajarlah untuk berjalan bersama Allah. belajarlah untuk mementingkan Allah lagi Allah terus. kadang Allah tak memberi kita rizki atau menundanya sebab kita sendiri yang masih kotor. selayaknya mangkok yang akan dijadikan alat engkau makan, tapi mangkok itu masih dalam keadaan kotor. apakah engkau akan memberinya nasi dan lauk tanpa membersihkanya dahulu ? maka sekali lgi memohonlah ampunan. semoga Allah mengampuni dan menjadikan mu pengusaha muda yang disayang serta dilindungi oleh Allah swt.

- Ash-Shobiriin (Kesabaran)
  Kesabaran itu penting buat seorang pengusaha. bukan hanya di-ibadah toh. kesabaran juga berlaku untuk ini. Kebanyakan godaan dari pengusaha itu adalah pinjaman modal apalagi kalau ia pengusaha yang masih mula,hmm... sudah dipinjem uangnya, malah ia tak tahu mau diapain uang itu ahirnya beli deh motor deh, beli mobil deh. ahirnya bukan malah menjadi profit center malah menjadi cost center. ini adalah sebab kita tak mempunyai kesabaran dalam menyusunnya. caba deh jika sebelumnya anda dream dulu, pray dulu, lalau action. jangan lupa jalanin yang namanya riadhah 40 hari untuk melatih  doa dan kesabaran. bukan hanya melatih tapi juga menjadikan kita sebagai seorang hamba yang memang bener-bener hanya me-nuhan-kan Allah. sebab yang setiap harinya berdoa-berdoa berupa shalat malam, shalat duha dan amalan lainya dan berharap kepada-Nya. lihat deh, orang-orang zaman dulu yang dalam mencapai keingiunannya melaksanakan puasa dulu 3 hari, 7 hari bahkan 40 hari. curhatkan segala dulu sama Allah. tentang keinginan, tentang harapan, tentang apa yang dicita-citakan. InsyaAllah terkabul. sekali lagi yakinailah segala kepada Allah yang diselaraskan dengan kesabaran.
kalau mau baca lagi deh tuh prinsip pertama "keyakinan".

- Ash-Shadiqiin (kebenaran)
  "yaitu orang-orang yang berda :"ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan periharalah kami dari siksa neraka." (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampunan diwaktu sebelum fajar." 
                                                                                                                           --0( ali-imran :16-17)0--
   Prinsip ini merupakan prinsip yang sangat mengugumkan. Jadi pengusha itu harus hati-hati. anda menjadi pengusaha harus benar, harus jujur, trust people. harus menjadi orang yang terpercaya. kenapa orang bisa dikasih modal? karena pemodal itu percaya. tapi untuk menjadi dipercaya itu harus dibuktikan bukan? trus itu harus lebih besar dan berharga dari modal.
   bayangkan Allah kasih kita mata, Allah kasih kita telinga, Allah kasih kita lisan dan Allah kasih kita tangan. namun bila mata kita tak gunakan untuk baca al-quran, telinga kita gunakan untuk mendengarkan aib seseorng, lisan kita gunakan untuk membicarakan aib seseorang, dan tangan kita gunakan untuk hal yang buruk. bukanya Allah memberikan kita nikamat lagi malah Allah hilangkan sedikit-sedikit dari mulai mata menjadi mins, tangan jadi tak bisa bergerak, telinga jadi tak bisa mendengar dan mulut jadi kaku. bukankah itu murka Allah. untuk menjadi pengasa muda yang berhasil kita harus berlaku benar saudara, baik didepan partner kita maupun didepan Allahswt. karena sekali lagi yang memiliki segalanya itu Allah bukan yang lain. modal pun milik Allah, partner-pun milik Allah. kalau Allah tidak mendorongnya untuk mau berbisnis ersama kita. tentu kita tak punya siapa-siapa dalam melakukan bisnis ini. sedang bisnis tak mungkin berjalan sendiri tanpa ada transaksi.
   buat apa saudara menjadi pengusaha yang cepat melesat, tapi setelah itu jatuh meluncur dan habis. kan enaknya kita kalem naik dikit-dikit, turun sedikit terus naik lagi. fluktuasinya natural. karena memang hidup itu ujian. kenapa usaha bisa turun draktis begini ? 
  ternyata, baru saja anda dikasih uang besar, 100 juta misal. besoknya anda sudah zina lagi. sudah minum lagi. disinilah peran Allah ikut campur karena ulah anda sendiri yang salah dalam mengikut campurkannya. yang kemudian Allah mencabut kepercayaan-Nya kepda anda. astagfirullah... semoga kita selalu berusah menjadi orang yang benar. baca lagi deh, prinsip kedua menjadi pengusaha muda. 

- Berlaku taat 
  setelah anda menjadi seorang pengusaha yang sabar, hendaklah anda menjadi pengusaha yang taat mempertahankan dari apa-apa yang telah anda lakukan bersama Allah. yang melakukan riadhah-nya terus lakukan. istiqomahlah. sungguh tuhanmu menyukai keistiqomahan (taat) walau hanya sedikit. 

"Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Dia, (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan. Tidak ada tuhan selain Dia, yang maha perkasa, maha bijaksana. sesungguhnya agama disisi Allah adalah islam. tidaklah berselisih orang-orang yang diberi kitab kesucian setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian diantara mereka. barangsiapa yang ingat terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya." --0(Ali-imran : 18)0--

taat itu serhana penuhi yang wajib dan hidupkan yang sunnah. untuk apa kita hidup yaitu hanya untuk beribadah kepada-Nya. dan Allah tak sekali-kali menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya. untuk anda, belajarlah menjadikan pengusaha sebagai alat untuk berada dijalan ketaatan, yakni dengan menjadikan diri kita sebagai seorang hamba yang benar-benar patuh serta menggunakan harta kita untuk kepentingan jalan-Nya. berkahkanlah yang dibumi maka yang dulangit akan memberkahkan kita. 

- sedekah 
  "bersyukurlah hanya kepada Allah dan janganlah kemudian kita ingkar". 
  
Sedekah itu mengayakan. sesiapa yang dalam kesempitan rizki, yang lagi dirundung kesakitan, yang lagi mengharapkan jodoh, maka atasilah semua itu dengan sedekah. selain sedekah mengayakan, sedekah juga berlaku sebagai percepatan rizki. kata Allah "nafkahkanlah sebagian dari harta mu, maka Aku akan mengembalikannya dengan sepuluh kali lipat, 100 kali lipat dan bahkan 700 kalilipat. itu janji Allah, sedang janji Allah itu tak akan pernah ingkar. 

gunakanlah sebagia harta yang diperoleh dari mu untuk berjalan dijalan Allah. Sungguh Ia akan membalas dengan perhitungan yang sangat cepat. bahkan sebagian besar oarang-orang yang berhasil didunia ini, sebagaian besar penghasilannya digunkan untuk berbagi dan membantu orang lain. bukan lagi sebgian bahkan ada yang 90% penghasilannya untuk berbagi. merka yang tak mengenal Allah saja percaya bahwa memberi itu akan mengayakan, lalu mengapa kita yang sudah mengenal Allah dari kecil samapai sekrang untuk berbagi saja masih intung-intungan. 

bahkan jika kita mempunyai uang dalam saku ada uang 20.000an dengan 5.000an maka yang akan kita sedekahkan itu 5.000. aneh sekali kita ini. kita yang sudah lama mengenal Allah selalu itung-itungan. mereka yang tak mengenal Allah mempraktikkan. pastas saja bila kita kebanyakan berekonomi pas-pasan. 

selamat berjuang sahabat. semoga bermanfaat. sebenarnya catan ini dibuat bukan untuk anda akan tetapi sebagai pengingat saya pribadi agar mudah dibaca dimanapun. 

kalau mau ada yang komen silahkan, saya pun masih butuh wawasan dari rekan-rekan semuanya.

wallahu'alam. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar